Minggu, 02 Agustus 2009

Berenang dalam sunnah rasul

Berenang adalah salah satu olahraga yang secara tekstual dianjurkan oleh Nabi. Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Ajarilah anak-anak kalian (wahai para orangtua) berenang, menunggang kuda dan memanah.” Dari ketiga olahraga yang disebut oleh Nabi itu, hanya berenanglah yang relatif lebih murah.

Sejarah (dikutip dari wikipedia)

Lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertulis tentang berenang sudah ada sejak 2000 SM. Pada tahun 1538, Nicolas Wynman, profesor bahasa anak Jerman, menulis buku pertama tentang renang. Perlombaan renang di Eropa bermula pada sekitar tahun 1800, dan sebagian besar peserta menggunakan gaya dada. Gaya rangkak depan, ketika itu dipanggil gaya trudgen, diperkenalkan pada tahun 1873 oleh John Arthur Trudgen yang menirunya dari suku Indian.

Renang merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan ke dalam Perlombaan Olimpiade sebagai suatu acara. Pada tahun 1902, gaya trudgen terbaik dimenangi oleh Richard Cavill, menggunakan tendang keribas. Persatuan renang dunia yang pertama, Federation Internationale de Natation, dibentuk pada tahun 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah satu kelainan gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952.

Mengapa memakai baju renang muslimah? (dikutip dari bajurenangmuslimahsamira.blogspot)

Baju renang muslimah (BRM) mulai dikenal sebagai salah satu jenis pakaian renang seiring dengan maraknya kolam renang Waterboom. Di Jakarta dan sekitarnya sebut saja ada The Atlantis ancol, waterboom Lippo Cikarang, waterboom Karawasi BSD, Pantai Indah Kapuk, Nirwana Bogor. Di Jawa Timur ada Jatim Park, Panddan Waterpark, Ciputra waterpark Surabaya. Di Purwokerto ada Owabong waterpark. Di Bali juga ada, di Samarinda juga ada, dan beberapa tempat lain di kota-kota besar di Indonesia.

Ketika sebuah keluarga ingin berwisata renang, biasanya si Ibu mengalah tidak ikut nyebur karena si Ibu merasa sudah ga pantes 'buka-bukaan' kalau mau ikut berenang. Kalau pakai kaos dan celana training biasanya dilarang oleh pengelola kolam renang. Ini ada alasannya karena bahan kaos dan celana training adalah dari bahan katun. Bahan katun ternyata menyerap kaporit (chlorin). Zat kaporit yang terserap dalam kaos dapat menggerus permukaan kulit. Akibatnya kulit menjadi kering dan kasar. Selain itu pula, serat-serat katun yang tertinggal di kolam dapat menyumbat filter-filter dan pompa kolam renang. Jika rusak akan membuat biaya perawatan kolam jadi tinggi.

Kini dengan adanya BRM, si Ibu bisa ikut berenang tanpa harus 'buka-bukaan'. BRM atau bisa disebut baju renang panjang didesain panjang menutup lengan dan kaki, diberi rok yang menutup pinggul hingga paha dan diberi topi (swimcap) yang menutup kepala hingga leher. Bahan BRM adalah dari Lycra/Spandec, yaitu bahan yang umum dipakai untuk baju renang, elastis, tidak menyerap kaporit dan mempunyai sifat menahan pengaruh sinar UV yang dapat membakar kulit.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar